Perbandingan Kredit HP Pakai Kredivo vs Home Credit, Pilih Mana?



https://lh6.googleusercontent.com/wFt75zgpRYX1fi9R75jbB9SdaaId2BGfUiFyTmtFu1-VU0O0U-z9ALCEIUMOh18eKZWTrvEUTr7fcOMBtQD5xQuGmGExT-Pu3vkp1NqeVboYfq_BrJYEdY_Zl79JM8QFrShALEAe

Ada yang sama kayak saya? Lagi mau kredit HP buat belajar atau kerja dari rumah? Karena momen WFH dan belajar dari rumah yang masih terus berlanjut seiring pandemi, saya jadi butuh tambahan HP baru buat support. Maklum, HP yang sekarang udah mulai lemot karena udah 4 tahun umurnya. Berhubung butuh HP dengan spesifikasi lumayan, saya prefer untuk beli dengan cara kredit. HP berspek tinggi cenderung punya bandrol harga yang tinggi juga. 

Yang praktis dan simple, pilihan saya jatuh ke kredit hp secara online melalui fintech. Sebelumnya, saya bandingin dulu proses kredit dan suku bunga antara dua fintech pilihan saya: Kredivo dan Home Credit. Sebab, dua fintech ini adalah yang paling populer dan banyak digunakan orang kalau menyangkut urusan kredit barang secara online tanpa kartu kredit, baik di e-commerce maupun toko offline. 

Apa aja sih yang saya bandingin dari Kredivo dan Home Credit buat nentuin mana fintech terbaik buat kredit HP saya? Berikut ini ulasan saya, semoga bisa membantu teman-teman yang baca dan lagi nyari kredit HP juga. 

Syarat dan Cara Daftar Kredivo vs Home Credit

Salah satu yang menjadi alasan kenapa fintech diminati banyak orang, selain daftarnya gampang, syarat daftarnya juga nggak ribet. Contohnya Kredivo, syarat pendaftarannya ada 3, yaitu: 

  1. WNI berusia minimal 18 tahun dan maksimal 60 tahun. 
  2. Memiliki penghasilan tetap minimal sebesar Rp 3 juta per bulan. 
  3. Berdomisili di wilayah Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Medan, Palembang, Semarang, Bali, Yogyakarta, Solo, Malang, Makassar, Cirebon, atau Sukabumi. 

Kredivo bisa digunakan siapapun yang punya penghasilan tetap minimal Rp 3 juta sebulan, baik kita yang karyawan kantoran, freelancer, sampai wiraswasta. Sebab, Kredivo nggak meminta slip gaji sebagai bukti penghasilan, melainkan foto NPWP kita yang aktif. Pengalaman saya beberapa minggu lalu daftar akun Kredivo, saya pilih akun Premium yang limitnya kabarnya bisa lebih besar/maks Rp 30 juta. Dalam 1 x 24 jam, pendaftaran akun saya disetujui Kredivo dan saya dapat limit yang lumayan besar. 

Begitu juga dengan Home Credit. Syarat dan cara daftarnya juga terbilang cukup mudah. Di antaranya: 

  1. Pendaftar sudah berusia di atas 19 tahun apabila sudah menikah. 
  2. Pendaftar sudah berusia 21 tahun apabila masih lajang. 
  3. Memiliki penghasilan tetap minimal sebesar Rp 1,5 juta per bulan untuk yang berdomisili di luar Yogyakarta dan Semarang. 
  4. Memiliki penghasilan tetap minimal Rp 1,2 juta per bulan untuk yang berdomisili di wilayah Yogyakarta dan Semarang. 
  5. Memiliki KTP asli yang masih berlaku dan 1 dokumen pendukung pendaftaran. 

Setahu saya, daftar Home Credit bisa dilakukan sebelum dan saat ingin kredit HP. Kalau mau kredit online di e-commerce kayak Tokopedia atau Bukalapak, maka kita perlu punya akun Home Credit lebih dulu. Tapi, kalau kita kredit HP-nya di toko offline kayak Erafone atau Electronic City, maka kita bisa daftar langsung di tempat sambil proses kredit HP-nya. 

Dengan Kredivo, minimum transaksi yang bisa bayar dengan cicilan adalah Rp 1 juta ke atas. Sementara jumlah maksimalnya tergantung sama limit yang kita punya. Kalau di Home Credit, transaksi cicilan bisa dilakukan untuk minimum pembelanjaan Rp 1,5 juta dan maksimal sampai Rp 10 juta. 

Simulasi Cicilan & Suku Bunga Kredit Kredivo vs Home Credit

Kredivo punya fitur simulasi dan kalkulator cicilan yang bisa kita cobain sebelum ngambil kredit apapun  itu. Kalau udah punya akun, caranya gampang: tinggal masuk ke aplikasi, pilih menu Akun/Account, lalu klik Kalkulator Cicilan/Installment Calculator. Masukin harga barang yang mau kita beli/kredit, lalu pilih “Calculate”. 

Contohnya, saya masukin harga Rp 3 juta (sesuai kisaran harga HP yang mau saya kredit), nah hasilnya keluar beberapa simulasi cicilan sesuai tenor yang disediakan Kredivo. Dengan suku bunga cuma 2,6%, harga barang Rp 3 juta cicilannya adalah sebesar Rp1.078.010 per bulan untuk tenor 3 bulan; sebesar Rp578.000 per bulan untuk tenor selama 6 bulan; dan sebesar Rp328.000 per bulan buat tenor selama 12 bulan. Dengan adanya pilihan ini, semakin memudahkan saya buat menyesuaikan pilihan tenor dengan kemampuan finansial saya.

Di Home Credit, juga ada fitur simulasi cicilan yang serupa. Saya nyobain fitur ini di halaman situs Home Credit. Di halaman tersebut, saya tinggal masukin harga barang, tenor, dan opsi uang muka yang mampu saya bayar. Contohnya, saya masukin harga Rp 3 juta, tenor yang tersedia minimal adalah 6 bulan untuk harga Rp 3 juta, dan uang mukanya minimum sebesar Rp799.000. Hasilnya, simulasi menunjukkan bahwa jumlah cicilan yang harus saya bayar per bulan adalah sebesar Rp485.700 untuk dibayarkan selama 6 bulan. Sementara suku bunga Home Credit dicantumkan berkisar mulai 0% dan maksimal 3,99%. 

Dari sini, terlihat bahwa untuk harga barang dan tenor yang sama, nominal angsuran di Home Credit lebih rendah dibanding Kredivo. Namun, ada uang muka sebesar Rp799.000 yang harus kita bayarkan kalau mau meneruskan cicilan tersebut. Sementara Kredivo, dengan jumlah angsuran Rp578.000 per bulan, nggak menerapkan sistem uang muka untuk cicilan barang. Jadi lebih ringan dan praktis buat cicilan. 

Kalau ditotal, keseluruhan cicilan di Home Credit menjadi: 6 bulan x Rp485.700 + Rp 799.000 (uang muka) menjadi Rp3.713.200. Sementara dengan Kredivo, keseluruhan cicilannya menjadi Rp578.000 x tenor 6 bulan yaitu Rp3.468.000. Dari sini bisa disimpulkan bahwa total kredit dan suku bunga Kredivo lebih rendah dibanding Home Credit. Khususnya untuk harga barang/transaksi sebesar Rp 3 juta.  

Pilihan Merchant untuk Transaksi Kredit Pakai Kredivo vs Home Credit

Yang saya bandingkan juga dari kedua fintech ini adalah pilihan merchant di mana saya bisa kredit. Baik Kredivo maupun Home Credit sama-sama menggandeng mitra e-commerce dan toko offline untuk menawarkan jasa kreditnya. Di aplikasi Kredivo pada menu “Merchant” tersedia ratusan daftar merchant yang bisa kita gunakan untuk transaksi cicilan. Di antaranya, yang e-commerce ada Tokopedia, Bukalapak, Bhinneka, Blibli, dll. 

Yang kategori toko offline dan menjual gadget/elektronik, Kredivo bermitra dengan Erafone, iBox Erajaya Group, Best Denki, Electronic City, Sentra Ponsel, Okeshop, Xiaomi, dan masih banyak lagi. Buat transaksi di merchant berkategori offline, kita cukup datang dengan membawa HP dan yang udah ada aplikasi dan akun Kredivo. Pilih barang, pastikan limit cukup, lalu bayar di kasir dengan menggunakan Barcode/QR. 

Sama halnya dengan Home Credit yang juga menggandeng mitra online untuk layanannya seperti Tokopedia dan Bukalapak. Untuk mitra offline, Home Credit dapat digunakan di Electronic City, Hypermart, Erafone, Okeshop, VIVO, OPPO, Sentra Ponsel, dll. Dari sisi merchant, baik Kredivo dan Home Credit memiliki banyak opsi merchant populer sebagai mitra. 

Pasca membandingkan & menghitung, kalau saya pribadi untuk saat ini masih memilih Kredivo buat kredit HP Samsung Galaxy A31 di Blibli.com. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *